Kinsey Wolanski Berulah Lagi, Kali Ini Jogging Super Sexy

by -50 views

Bola99 – Penyusup seksi Liga Champions, Kinsey Wolanski, lagi-lagi bikin geger. Kali ini, sensasi dibuatnya ketika berkeliling komplek rumahnya di kawasan Beverly Hills.

Nama Wolanski semakin melejit usai menjadi penyusup di final Liga Champions musim lalu. Dia berlari ke tengah lapangan hanya dengan menggunakan pakaian renang di pertandingan Liverpool versus Tottenham Hotspur.

Sejak saat itu, popularitasnya pun langsung meningkat. Itu terlihat dari jumlah followernya di Instagram yang awalnya hanya berada di angka 200 ribu kini mencapai 3,7 juta. Kini, setiap gerak-geriknya pun langsung menjadi pusat perhatian. Walaupun hanya melakukan kegiatan sehari-hari.

The Sun

Salah satunya seperti yang dilakukan baru-baru ini. Wanita 23 tahun itu terlihat berolahraga dengan joging di sekitar kawasan rumahnya di wilayah Beverly Hills. Yang menjadi sorotan tentu bukan kegiatan olahraganya. Melainkan pakaian yang dikenakannya saat joging.

Dikutip The Sun, Wolanski terlihat mengenakan busana olahraga berwarna hitam dengan atasan tanktop dan berbelahan rendah. Intinya, lekuk tubuh dari Wolanski terlihat sangat jelas dan sangat menggoda mata kaum Adam.

Namun, kegiatan di luar rumah yang dilakukan Wolanski juga memunculkan kekhawatiran. Sebab, saat ini virus corona COVID-19 sedang merebak dan para warga diimbau untuk tetap di rumah.

Irina Shayk Beberkan Trauma Masa Kecil

Tidak ada keraguan bahwa Irina Shayk merupakan salah satu wanita paling cantik di dunia. Model papan atas Rusia yang juga mantan pacar Cristiano Ronaldo itu sejak lama dikenal karena kecantikan dan gayanya yang elegan.

Meski demikian, seperti yang terjadi pada banyak model lain, masa remaja Irina tidak mulus-mulus saja. Model berusia 34 tahun itu mengungkapkannya melalui jejaring sosialnya sambil mengunggah foto dirinya saat remaja.

Mengenakan T-shirt kuning yang menampakkan pusar dan celana panjang bel berwarna merah muda, Irina berpose di sebelah air mancur dengan senyum malu-malu dan sendirian tanpa teman. Dia menuliskan, “14” di caption.

14 adalah usia ketika ia berpose dan menjadi salah satu fase paling rumit dalam hidupnya. Di usia inilah, Irina kehilangan salah satu orang yang paling ia cintai, ayahnya, yang meninggal karena pneumonia.

Di saat yang sama, ia juga dibully dan diintimidasi di sekolah. Itu karena warna kulitnya yang jauh lebih gelap daripada teman-teman sekelasnya. Kenangan kelabu ini masih berbekas di hati Irina hingga dewasa.

“Saat kecil, teman-teman mengolok-olok saya. Saya tinggi dan memiliki kulit yang lebih gelap dan bibir yang lebih besar dan mereka memanggil saya ‘tongkat’ karena saya mengenakan sepatu hak tinggi,” katanya dilansir elmundo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *