Spurs Pangkas Gaji Staff Rendahan, Daniel Levy Jadi Bahan Cercaan

by -53 views
Caught Offside

Bola99 – Bos Tottenham Hotspur, Daniel Levy, mendapatkan kecaman karena melakukan pemotongan gaji bagi seluruh staff klub itu karena pandemi virus corona. Langkah tersebut dikecam karena Levy tak melakukan hal serupa bagi para pemain Tottenham yang justru bergaji jauh lebih besar ketimbang para staf tersebut.

Media Inggris The Sun menyatakan bahwa langkah Levy tersebut mendapatkan kecaman dari internal Tottenham. Seorang petinggi Tottenham mengaku bingung dengan kebijakan yang diambil Levy.

“Dia adalah pria yang pintar, tapi ini bukan langkah pintar. Kebijakan itu melukai reputasi seluruh liga,” kata si petinggi yang tak disebutkan namanya itu. Sebagian dari kami tak mengerti apa yang Levy pikirkan.”

Tottenham mengeluarkan kebijakan pemotongan gaji seluruh 550 stafnya pada hari yang sama mereka membayar bonus sebesar 3 juta pound sterling kepada Levy karena dianggap berhasil membangun stadion baru mereka. Karena itu, kebijakan tersebut kemudian dianggap tak bermoral.

Selain itu, menurut si sumber, Tottenham Hotspur saat ini memiliki kekuatan finansial yang cukup besar. Tahun lalu mereka mengantongi pendapatan total 460 juta pound sterling dan mendapatkan keuntungan bersih senilai 68 juta pound sterling.

Meskipun memiliki beban hutang pembangunan stadion sebesar 17 juta pound sterling, Tottenham dinilai masih cukup kuat untuk menahan beban gaji dan para pemainnya setidaknya hingga musim ini berakhir.

Selain itu, pemotongan gaji para staf tersebut juga dinilai tak akan terlalu berdampak besar bagi keuangan mereka. Kebijakan tersebut, menurut si sumber hanya mengurangi beban sebesar 1 juta pound sterling. Lain halnya jika gaji seluruh pemain dan pelatih Tottenham ikut dipotong.

Sky Sports

Pemotongan gaji staf itu juga membuat pemerintah Inggris menanggung beban. Pemerintah Inggris akan menanggung beban maksimal 2 ribu pound sterling per orang per bulan bagi para pekerja yang mendapatkan pemotongan gaji dari tempat mereka bekerja. Karena itu, kebijakan Levy dinilai membuat Tottenham membebani anggaran Inggris secara keseluruhan.

Selain Tottenham Hotspur, pemotongan gaji para staf juga dilakukan oleh klub Liga Inggris Norwich City dan Newcastle United. Namun kebijakan kedua klub tersebut lebih dapat dipahami karena tak memiliki kekuatan finansial sebesar Tottenham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *