PSSI Diberitakan Harus Bayar Kompensasi Besar untuk Pecat Simon McMenemy

by -1 views

Bola99 – PSSI diberitakan harus membayar biaya kompensasi dalam skala yang cukup besar kepada Simon McMenemy, pelatih berpaspor Skotlandia yang akan segera dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas senior Indonesia.

Badan tertinggi sepak bola Indonesia mengumumkan pada hari Rabu kemarin bahwa pelatih timnas senior Simon McMenemy akan dibebaskan dari posisinya setelah jadwal Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 melawan Malaysia pada 19 November mendatang.

Keputusan dari PSSI datang setelah Indonesia menderita kekalahan pada keempat pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan putaran kedua Kualifikasi Piala Asia 2023 – dengan kekalahan 3-1 dari Vietnam bulan lalu menjadi kekalahan terakhir dari banyak kekalahan yang diderita di babak kedua.

credit: Pojoksatu

Sekarang telah muncul berita bahwa PSSI harus memberikan kompensasi kepada McMenemy dengan jumlah yang besar setelah memutus kontrak antara kedua pihak.

McMenemy, yang ditunjuk pada Desember 2018, telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan PSSI yang akan berjalan hingga Desember 2020. Menurut kontrak tersebut, mantan pelatih yang membawa Bhayangkara FC meraih titel Liga 1 2018 itu menerima gaji bulanan sekitar US $ 20.000.

Dan PSSI harus memberi kompensasi kepada mantan pelatih kepala timnas Filipina dengan gaji yang akan ia dapatkan selama sisa kontrak – hingga Desember 2020 – yang akan berjumlah sekitar US $ 260.000.

“Ini adalah risiko kondisi kontrak, mengikat yang tidak dapat kita gantikan sekarang. Kami harus memilih prestasi atau memilih uang, ” ungkap Ketua PSSI yang baru terpilih, Mochammad Iriawan, yang telah mengkonfirmasi bahwa PSSI harus membayar kompensasi kepada pelatih mereka yang akan dipecat.

Indosport

Mantan pelatih kepala Indonesia, Luis Milla dan mantan pelatih timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong, diberitakan akan menjadi dua nama terdepan untuk menggantikan pelatih asal Skotlandia tersebut.

Simon McMenemy dipercaya banyak orang telah menjadi sumber masalah dari kegagalan melonjaknya performa timnas Indonesia meski beberapa pihak yang lain mengatakan bahwa mepetnya jadwal Shopee Liga 1 musim ini memegang andil besar dalam terlihat lemahnya para punggawa timnas kita jelang akhir pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *