Pelatih Timnas Indonesia Harapkan Para Pemain Fokus Pada Target Tiga Poin

by -0 views

Bola99 – Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy mengatakan bahwa para pemainnya harus menjaga semangat dan fokus mereka agar dapat meraih kesuksesan di ajang Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 yang dimulai tengah pekan ini.

Indonesia dijadwalkan akan menjamu Malaysia dengan sang pelatih Tan Cheng Hoe di pertandingan pembukaan putaran kedua Piala Dunia 2022 dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta pada 5 September sebelum menghadapi Thailand lima hari kemudian.

Timnas berada di Grup G yang berbau sangat lokal, yang menampilkan juara Asia Tenggara Vietnam, Thailand, finalis AFF Suzuki Cup 2018 Malaysia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dan Simon McMenemy, yang sebelumnya pernah melatih tim nasional Filipina, berbicara tentang tantangan yang akan dihadapi timnya selama kampanye kualifikasi yang akan berlangsung hingga Juni tahun depan.

“Para pendukung percaya kami memiliki peluang bagus melawan negara-negara ini, dan memang demikian, tetapi dari sudut pandang pelatih ketika Anda memainkan pertandingan derby, gairah dan mentalitas menjadi bagian besar dari kinerja dan hal itu bisa menjadi terlalu sulit,” pelatih asal Skotlandia ini mengatakan tentang prospek menghadapi saingan asal ASEAN mereka di Kualifikasi Piala Dunia.

“Dan itu telah terjadi dengan para pemain Indonesia di masa lalu karena mereka kehilangan disiplin karena emosi mereka mengambil alih kontrol,” katanya kepada Reuters.

“Dalam permainan ini mereka akan diuji di kandang dan di luar kandang dan pelatih perlu membuat pemain yang dapat diprediksi menjadi tidak dapat diprediksi dan itulah yang saya tidak suka dalam hal perencanaan untuk pertandingan,” tambah McMenemy.

“Tapi kami memiliki keuntungan yang cukup positif dengan oposisi yang kami hadapi dan kedudukan mereka. Ada level kepercayaan diri yang tinggi tentnag potensi kami, hanya saja saya ingin melangkah sedikit lebih jauh dari fase ini.

“Ini bukan hasil undian yang saya inginkan, bukan dari perspektif kinerja tetapi lebih dari sudut pandang bahwa kami telah bermain dengan tim ini sepanjang waktu dan hal itu membatasi pengalaman yang didapat para pemain Indonesia, ”katanya.

“Saya ingin mencoba mengekspos para pemain ke oposisi level Asia ketimbang oposisi dari Asia Tenggara, jadi ketika saya melihat hasil drawing tersebut, saya sedikit bingung,” ujar mantan pelatih Bhayangkara FC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *