Marko Simic Janjikan Performa Terbaik bagi Persija Jakarta

by -5 views
credit: Poskota News

Bola99 – Striker asal Kroasia Marko Simic telah bersumpah untuk menghasilkan performa yang terbaik untuk tim Liga 1 Indonesia Persija Jakarta setelah bergabung kembali dengan tim setelah pengadilannya usai di Australia.

Pemain sepak bola berusia 31 tahun itu ditahan di Australia atas tuduhan tindakan tidak senonoh terhadap seorang wanita dalam penerbangan dari Bali ketika klub tersebut melakukan perjalanan untuk menghadapi klub A-League, Newcastle Jets di ajang kualifikasi Asian Champions League 2019 di bulan Februari silam.

Simic ditahan oleh Polisi Federal Australia pada saat kedatangannya di Bandara Sydney dan tidak diizinkan meninggalkan negara itu sampai persidangannya berakhir yang telah membuatnya menepi selama fase penyisihan grup AFC Cup 2019 dan pertandingan Piala Presiden serta Piala Indonesia.

Tapi, sekarang bomber andalan Persija Jakarta itu telah kembali dari Australia setelah proses hukum dan siap untuk bekerja lebih keras dari sebelumnya.

View this post on Instagram

CAN’T WAIT !!!

A post shared by MARKO SIMIC (@markosimic_77) on

“Saya jelaskan, saya disini untuk membantu tim dengan gol, assist maupun permainan yang bagus. Saya berharap bisa seperti musim lalu dengan mencetak 45 gol di semua kompetisi. Tapi saya akan melakukan yang terbaik untuk tim, untuk membantu rekan-rekan saya, dan pastinya untuk membawa Persija kembali juara,” ujar Simic seperti dilansir Liputan 6.

Striker telah memainkan peran kunci ketika Persija mengangkat gelar Liga 1 untuk pertama kalinya setelah puasa 17 tahun musim lalu. Namun, dengan absennya ia di lini depan, kampanye Piala AFC 2019 bagi Persija telah goyah dan tim berjuluk Macan Kemayoran ini telah resmi tersingkir darifase grup setelah mengumpulkan hanya empat poin dari lima pertandingan sejauh ini.

Kembalinya Simic telah disambut hangat banyak pihak termasuk Chief Executive Officer (CEO) Persija, Ferry Paulus. Namun ia telah juga mewanti-wanti bahwa ini adalah kali terakhir timnya akan menolerir tindakan negatif mantan striker Melaka United tersebut.

“Ini adalah peringatan terakhir untuk Simic karena memang kami tidak boleh melihat ke belakang dan harus melihat ke depan. Namun, ini juga harus menjadi koreksi bagi pemain, agar tidak terjadi lagi,” ungkap Ferry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *