Lionel Messi Relakan Sebagian Gajinya untuk Bantu Tangani Krisis Coronavirus

by -44 views
SportsMax

Bola99 – Bintang Barcelona, Lionel Messi harus menerima pil pahit karena wabah virus corona COVID-19. Pemain asal Argentina ini akan menerima pemotongan gaji dengan nominal yang fantastis.

Virus corona COVID-19 yang menjadi pandemi global berdampak besar pada nasib sepakbola khususnya di Eropa. Kompetisi elit Eropa, termasuk LaLiga sementara memberhentikan kompetisi.

Kondisi ini membuat klub-klub mengalami kerugian karena minimnya pemasukan. Hal ini yang juga dirasakan oleh klub sekelas Blaugrana. Mereka kemudian memutar otak, pemain terkena imbasnya karena kebijakan untuk melakukan pemotongan gaji.

Lionel Messi diketahui dipotong gajinya sebesar 70 persen. Hal ini diungkapkan oleh sang pemain melalui akun media sosial instagram pribadinya.

“Kami akan menerima pengurangan 70 persen dari gaji yang kami terima. Ini dalam kondisi darurat, dengan itu karyawan bisa mendapatkan gaji 100% selama situasi ini,” seperti dikutip dalam pernyataan Messi di akun media sosial instagram pribadinya.

Messi sendiri menerima gaji sebesar 8,3 juta euro per bulan atau setara dengan Rp150 miliar. Dengan kata lain dia akan menerima pemotongan gaji sebesar Rp105 miliar.  Jumlah itu melebihi Cristiano Ronaldo yang juga bernasib serupa. Dia hanya mendapat pemotongan gaji sebesar 3,8 juta euro atau Rp68 miliar dalam satu tahun.

Barcelona Terancam Krisis Finansial

Barcelona terancam rugi besar dan kehilangan begitu banyak uang akibat wabah virus corona COVID-19 yang menyerang Eropa. Setidaknya, dilansir Marca, Barca bisa kehilangan €100 juta atau setara Rp1,8 triliun akibat wabah virus corona. Nilai tersebut sama dengan 10 persen dari anggaran klub untuk musim 2019/20.

Kerugian ini bisa muncul jika beberapa kondisi terjadi. Andai LaLiga dan Liga Champions tak dilanjutkan, Barca bisa merugi sebesar €26,4 juta. Ada lagi, ancaman kerugian dari sektor lain yang jumlahnya mencapai €33 juta. Itu berasal dari pencapaian Barca di Liga Champions, dengan asumsi, mereka bisa lolos ke semifinal.

Sementara, uang dari hak siar televisi juga bisa menguap begitu saja. Barca sebenarnya sudah mendapat 85 persen dari hak siar televisi. Namun, mereka bisa kehilangan €25 juta dari sektor tersebut.

Kemudian, sektor lainnya bisa menyumbang kerugian besar pula. Sebab, bisnis mereka macam penjualan merchandise, museum, sekolah sepakbola, tak bisa berjalan semestinya. Museum contohnya, bisa menghadirkan kerugian sebesar €15 juta karena operasinya berhenti akibat virus corona. Sementara, musim lalu pemasukan dari museum mencapai €60 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *