Klopp Rindukan Momen Berlatih Bersama Para Pemainnya

by -42 views
Liverpool FC

Bola99 – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengaku cukup stres hanya bisa melakoni kegiatan di rumah selama masa karantina virus corona COVID-19. Klopp merasa rindu jumpa anak-anak asuhnya di lapangan dan bekerja bersama mereka.

Sudah empat pekan Klopp melakoni karantina mandiri di rumah. Selama menjalani masa karantina, Klopp tetap bekerja dengan memberikan pekerjaan rumah ke para pemainnya lewat video call.

Itu memang jadi solusi. Tapi, Klopp merasa tak cukup. Manajer asal Jerman itu mengaku, aplikasi video call sama sekali tak membantu dalam membunuh rasa rindu dengan seluruh anak-anak asuhnya.

“Kalian pasti mau bersama mereka, berkumpul, dan berada sedekat mungkin. Tapi, cuma lewat sesi konferensi video yang jadi momen terdekat, selain berkirim pesan dan menanyakan kabar, ya hal-hal macam itu lah,” kata Klopp dikutip LFCTV.

Pandemi virus corona, disebut Klopp, sudah membuat segala situasi menjadi sulit. Dia berharap wabah ini segera berakhir. Sebab, semakin lama pandemi virus corona berlangsung, dampak yang muncul akan semakin parah.

Saya mencoba menikmati sesi macam ini. Semakin parah kalau makin lama. Saya menerimanya, 100 persen. Tapi, makin lama tak melihat orang yang dekat dengan kita, pastinya sakit. Nah itu yang kami rasakan sekarang,” ujar Klopp.

Premier League Siapkan Skema Pertandingan untuk Krisis Corona

Ada pendapat agar pertandingan Premier League bisa menggunakan suara kerumunan palsu jika sisa kompetisi musim ini dimainkan secara tertutup tanpa penonton karena wabah Corona COVID-19.

Sejumlah pihak sedang menjajaki kemungkinan menggunakan suara kebisingan kerumunan palsu untuk meminimalkan hilangnya keuntungan status tuan rumah jika suporter dilarang menyaksikan langsung pertandingan.

90min

 

Dilansir SportBible, Minggu 19 April 2020, sejumlah klub prihatin dengan kursi-kursi kosong yang akan terlihat oleh para pemirsa layar kaca dan ingin menutupi atau mengihasnya jika laga terpaksa digelar tanpa penonton.

Brighton & Hove Albion adalah salah satu klub yang memiliki ide ini. “Kami sudah mulai memikirkan secara internal. Bisakah kita mendandani stadion (saat pertandingan berlangsung)?” kata Direktur Eksekutif Paul Barber.

“Bisakah kita menjadikan stadion lebih baik dari sekadar kursi kosong. Bisakah kita membawa kebisingan yang dibawa ke stadion dengan cara tertentu? Apakah itu diinginkan suporter di rumah?” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *