Kalah dari PSS Sleman, Persebaya Perlu Perbaiki Lini Belakang

by -1 views
Detik Sport

Bola99 – Setelah tampil dominan dalam dua laga terakhir, banyak yang bersentimen bahwa Persebaya Surabaya akan mampu segera melesat ke papan atas untuk bersaing dengan tim-tim yang telah memulai dengan baik di musim ini. Namun sentimen itu langsung hancur berkeping-keping kala Bajul Ijo dipaksa tertunduk oleh permainan progresif PSS Sleman.

Tim tamu yang didukung Bonekmania ini langsung menentukan kecepatan jalannya pertandingan dengan tempo cepat diawal babak pertama dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu kemarin. Sederet peluang gagal dimanfaatkan tim tamu hingga akhirnya playmaker andalan mereka, Damian Lizio menjadi sosok pencetak gol di menit ke 27.

Tertinggal satu gol, Seto Nurdiyantoro meminta anak asuhnya untuk menutup ketertinggalan tersebut dengan permainan bola-bola panjang yang diarahkan langsung ke kotak penalti Bajul Ijo. Taktik ini berbuah manis 12 menit kemudian ketika gol dari Yevhen Bokhashvili di menit ke 39 membawa kedua klub duduk sama kuat di masa turun minum.

Babak kedua dimulai dengan intensitas yang berbeda, Persebaya terlihat sedikit menunggu dan kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah yang terus melakukan pressing di wilayah lawan mereka. Haris Tuharea berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 bagi tuan rumah di menit ke-56.

Persebaya Surabaya terus meningkatkan intensitas mereka diakhir laga namun sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga akhir pertandingan.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memuji kesolidan anak asuhnya dalam laga tersebut terutama dalam hal membuat peluang dan mentalitas pemain.

“Kami bermain bagus hari ini. Banyak menciptakan peluang. Meskipun yang terjadi hanya dua gol, pertandingan ini perlu kami syukuri. Motivasi pemain semakin bagus, permainan juga semakin nyaman. Saya berharap tim ini semakin enak ditonton,” ujarnya setelah pertandingan seperti dilansir Bola.com.

Sementara itu, reaksi berbeda keluar dari Djajang Nurdjaman yang menekankan perlunya perbaikan lini belakang dalam timnya.

“Kami akui gol-gol yang bersarang dalam dua pertandingan lahir akibat lemahnya penjagaan di belakang. Itu menjadi konsentrasi dalam latihan, tapi masih terjadi juga. Lawan tidak terjaga sehingga bergerak cukup bebas. Itu hal yang harus saya perbaiki terus,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu kepada Bola.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *