Ini yang Dilakukan Pelatih Timnas Vietnam untuk Isi Waktu Luang Selama “Libur” Coronavirus

by -19 views
Indosport

Bola99 – Wabah coronavirus mungkin telah menghentikan rencananya dengan tim sepak bola nasional Vietnam, tetapi itu tidak menghentikan Park Hang-seo dari menambahkan trik baru ke dalam skill-nya.

Menurut laporan dari Vietnam, ahli taktik berpaspor Korea Selatan ini telah memulai kursus bahasa untuk belajar bahasa Vietnam selama penundaan jadwal Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 dan pertandingan internasional karena COVID-19.

Pelatih kepala Timnas Vietnam ini juga belum mampu mengintai para pemain anyar mengingat musim V.League juga diskors karena pandemi. Dilansir Vietnam News, asisten pelatih Vu Anh Thang telah membantu Park belajar lebih banyak bahasa Vietnam sejak 17 Maret lalu.

Fox Sports ASIA

Mengingat jadwal kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 dan ditunda hingga Oktober, tim nasional Vietnam hanya dijadwalkan untuk berkumpul untuk menjalani periode latihan pada bulan Mei atau Juni mendatang.

Timnas Vietnam juga akan bermain di AFF Suzuki Cup 2020 di mana mereka akan mencoba mempertahankan gelar setelah mengalahkan Malaysia di final kejuaraan sepak bola regional ini pada 2018 lalu.

PSSI-nya Korea Selatan Relakan Fasilitasnya untuk Jadi Rumah Sakit Coronavirus

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) telah memutuskan untuk mengubah Pusat Sepak Bola Nasional yang terkenal canggih milik merkea di Paju menjadi klinik perawatan bagi mereka yang terkena dampak wabah COVID-19.

Fasilitas latihan yang berlokasi di Provinsi Gyeonggi digunakan oleh berbagai tim nasional Republik Korea termasuk skuad timnas senior untuk kamp latihan.

Tetapi mengingat semua event sepak bola ditangguhkan di seluruh dunia, KFA telah mengumumkan bahwa sebuah keputusan diambil untuk menyumbangkan pusat perawatan bagi mereka yang didiagnosis dengan epidemi coronavirus mulai 25 Maret, setelah diskusi dengan Kementerian Kesehatan negara tersebut.

Dikatakan bahwa fasilitas tersebut akan dikhususkan untuk perawatan COVID-19 untuk satu hingga dua bulan ke depan sebelum kembali ke operasi normal setelah dikarantina dan dibersihkan selama satu hingga dua minggu.

“Jika COVID-19 menyebar di wilayah metropolitan, pastinya akan ada kekurangan fasilitas perawatan. Karenanya, kami mempertimbangkan untuk menyediakan Pusat Sepak Bola Nasional di Paju sebagai klinik untuk pasien coronavirus,” kata KFA dalam sebuah pernyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *