Galatasaray dan Club Brugge Saling Membatalkan Satu Sama Lain

by -1 views
credit: AP

Bola99 -Krepin Diatta mencetak gol penyeimbang di akhir laga dan dikeluarkan dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua segera setelah kampiun domestik Belgia Club Brugge menyambar hasil imbang 1-1 di kandang Galatasaray dinihari tadi.

Hasil ini berarti kedua tim tidak lagi dapat secara matematis finis di posisi dua teratas di Grup A dan mengamankan tempat bagi Real Madrid di babak 16 besar. Paris Saint-Germain berhasil meraih tempat setelah juara Ligue 1 itu menghindari kekalahan melawan Madrid dalam pertandingan lainnya.

Adem Büyük mencetak gol pertama Liga Champions Galatasaray musim 11 menit memasuki babak pertama dan tim asal Turki ini tampak siap untuk meraih kemenangan perdananya di fase grup sebelum Diatta mencetak gol di masa injury time dengan tembakan ke sudut jauh.

Pemain depan berusia 20 tahun itu mendapat kartu kuning kedua setelah melepas bajunya dalam perayaan gol dan tim tamu dikurangi menjadi sembilan orang beberapa detik kemudian ketika Clinton Mata juga dikeluarkan karena menendang bendera di pojok lapangan.

Terkena badai cedera, Fatih Terim terpaksa menurunkan tim yang menggabungkan pemain muda dan berpengalaman, tetapi tuan rumah masih mendominasi di tahap awal. Brugge adalah tim yang lebih baik setelah interval, dan terus mendorong sampai akhirnya mengamankan equalizer.

Younes Belhanda, Mario Lemina dan Jean Michael Seri mengatur tempo di lini tengah bagi tuan rumah. Kiper Brugge, Simon Mignolet, menyelamatkan tendangan bebas dari Ömer Bayram segera setelah kickoff sebelum Büyük melepaskan tendangan akrobatik ke atas mistar tak lama kemudian.

credit: AP

Galatasaray memimpin ketika Büyük mendapatkan umpan silang dari Bayram di daerah terlarangan untuk mencetak gol pertamanya di semua kompetisi sejak Agustus. Dengan punggung yang berada ke arah gawang, Büyük memanfaatkan ketidaksiapan Simon Deli untuk menciptakan ruang dan melepaskan tendangan voli terukur.

Tim asuhan Philippe Clement tampak lebih tenang sesudah kebobolan dan menampilkan tampilan yang jauh lebih menyerang secara terus menerus untuk mengganggu lini pertahanan Galatasaray. Brugge memiliki beberapa peluang bagus di akhir babak pertama melalui penyerang Lois Openda dan Hans Vanaken, tetapi finishing yang buruk memangkas peluang mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *