Dampak Corona, Klub Liga Spanyol Dilarang Hamburkan Uang untuk Belanja Pemain

by -70 views
Dampak Corona, Klub Liga Spanyol Dilarang Hamburkan Uang untuk Belanja Pemain

Pandemi Virus Corona memang berdampak besar di semua sektor kehidupan, termasuk dunia sepakbola. Seperti diketahui, bahwa selama masa pandemi ini, tidak ada satupun pertandingan sepakbola yang digelar, yang tentu berimbas pada pemasukan klub-klub sepakbola.

Oleh sebab itu, Javier Tebas yang kini memegang jabatan sebagai Presiden Liga Spanyol melarang klub-klub yang berlaga di Liga tersebut untuk belanja pemain dalam jumlah yang terlalu besar.  Keputusan tersebut diambil setelah melewati sejumlah evaluasi khususnya yang berkaitan dengan laporan neraca masing-masing klub Liga Spanyol.

Selain pelarangan pembelian pemain dengan menggunakan dana yang terlalu besar, klub-klub di Liga Spanyol juga disarankan untuk melakukan pemotongan gaji. Langkah tersebut perlu dilakukan sebagai salah satu usaha untuk menangani permasalahan keuangan akibat pandemi virus Corona.

Presiden Liga Spanyol itu menegaskan pula bahwa ia beserta jajarannya akan lebih cermat lagi dalam mengontrol aliran keuangan setiap klub yang berlaga di Liga Spanyol. Kondisi seperti itu, membuat beberapa klub besar di Spanyol pastinya akan merasa kesulitan untuk mendapatkan pemain-pemain yang telah mereka incar jelang jendela transfer pemain musim panas 2020 dibuka.

Salah satu klub besar Liga Spanyol yang kesulitan mendapatkan pemain yang selama ini mereka bidik adalah Barcelona. Seperti diketahui, santer kabar berhembus yang menyebutkan bahwa Barcelona setidaknya sudah mengincar 2 pemain, yaitu Lautaro Martinez dan Neymar Jr.

Jika digabungkan, dua pemain itu saja membutuhkan dana transfer yang lebih dari 100 juta Euro. Dana sebesar itu, tentu melewati batas dari aturan yang sudah ditentukan. Namun, masih ada solusi yang diberikan oleh Javier Tebas, yaitu dengan melakukan pertukaran pemain. Cara seperti itu akan membuat Barcelona masih bisa mendapatkan pemain berbanderol tinggi tanpa perlu menggelontorkan dana transfer yang terlalu besar.

Solusi tersebut, tentu berlaku pula pada klub-klub Liga Spanyol lainnya.  Oleh sebab itu, klub-klub tersebut dituntut untuk bisa lebih kreatif dalam perencanaan formula transfer jual beli pemain, sehingga mereka masih bisa mendapatkan pemain berkualitas yang dibanderol dengan harga selangit, namun tanpa perlu memaksakan pengeluaran dana yang melebihi batas kemampuan kas mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *