Balotelli Kembali Jadi Sasaran Ujaran Berbau Rasisme

by -1 views
credit: AP

Bola99 -Mario Balotelli kembali menjadi subyek pernyataan  berbau rasisme dan kini subjeknya adalah presiden klubnya dalam insiden diskriminatif terbaru dalam musim Serie A yang dirusak dengan sederet nyanyian merendahkan dan perilaku ofensif lainnya.

Balotelli telah berjuang sejak kembali ke liga Italia dengan Brescia, klub kota kelahirannya, dan dikeluarkan dari pertandingan akhir pekan setelah perselisihan dengan sang pelatih Fabio Grosso.

Ditanya tentang Balotelli sebelum pertemuan liga pada hari Senin kemarin, presiden Brescia Massimo Cellino mengatakan: “Dia berkulit hitam, apa yang bisa saya katakan, dia sedang berusaha membersihkan dirinya sendiri tetapi dia memiliki banyak kesulitan.”

X Sport

Brescia kemudian berusaha menurunkan tensi dari komentar Cellino, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu hanya “gurauan” yang “jelas-jelas disalahpahami.” Klub menambahkan bahwa Cellino “berusaha meremehkan liputan media yang berlebihan dengan melindungi Balotelli.”

Setelah menyaksikan timnya dikalahkan Roma dalam pertemuan Serie A , Cellino menambahkan, “Siapa yang menyebut saya rasis? … Saya tidak perlu memaafkan diri saya dari sesuatu yang saya tidak percayai.”

Balotelli kerap mengalami insiden berbau rasisme di awal karirnya di Italia, di mana ia menjadi terkenal di Inter Milan, dan juga menjadi target dari teriakan bernada rasisme bulan ini selama pertandingan melawan Hellas Verona.

Pertandingan di Verona ditunda selama beberapa menit dan Balotelli mengancam akan meninggalkan lapangan setelah dengan marah menendang bola ke tribun. Nyanyian bernada merendahkan juga telah ditujukan pada Romelu Lukaku, Franck Kessie, Dalbert Henrique, Miralem Pjanic, Ronaldo Vieira dan Kalidou Koulibaly. Semua pemain yang ditargetkan – kecuali Pjanic, yang merupakan pemain Bosnia – berkulit hitam.

Cronaca Social

Balotelli bergabung kembali dengan Serie A setelah tiga tahun di Ligue 1 Prancis. Dengan dua gol dalam tujuh pertandingan, Balotelli belum dapat membantu Brescia keluar dari posisi terakhir.

“Saya membeli (Balotelli) karena saya pikir dia bisa menambahkan sesuatu ke tim,” kata Cellino. “Tapi karena ia terlalu sering terekspos, kami membuat dia menjadi kelemahan. Jika kita terus berbicara tentang Balotelli, kita akan menyakitinya dia dan diri kita sendiri. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *